Rabu, 11 November 2020

Aku dan kampung halaman

 

Kayong Utara,11  Novembar 2021


Assalamuallaikut Warahmatullahi  Wabarokatuh 

Perkenalkan  nama aku Zulpitasari biasa dipanggil  zulpita tempat  aku lahir dan dibesarkan di desa  Batu  Barat jalan Fajuki   Rt/Rw 07/03 kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara, nama ayah ku Efpendi  dan nama ibu ku Tiyana  Aku anak pertama dari 3 saudara, aku mempunyai saudara laki-kali satu dan saudara  perempuan satu saudara laki - laki ku bernama Arizaldad dan saudara perempuan ku bernama PutriLinda Wati, saudara laki-laki dan saudara perempuan ku masih sama sama duduk dibangku sekolah saudara laki-laki ku sekarang kelas  1 SMP yang berusia 14 tahun dan saudara perempuan ku kelas 2 SMA yang berusia 16 tahun. Aku sekolah dasar di SDN 16 SIMPANG HILIR  ,setelah lulus SD selama 6 tahun aku mendaftar di SMPN 07 SIMPANG HILIR selama 3 tahun , setelah lulus SMP sebenarnya aku ingin masuk pesantren tapi tidak diizinkan orang tuaku dan terpaksa aku mendaftar diSMAN 1 SIMPANG HILIR selama 3 tahun. Setelah aku mengenyam pendidikan selama 12 tahun aku melanjutkan kejenjang selanjutnya yaitu jenjang kuliah.  sekarang aku sudah resmi menjadi mahasiswa  masuk melalui jalur MANDIRI ,nama tempat aku kuliah sekarang adalah institut agama islam negeri pontianak (IAIN).

Aku  bertempat tinggal di Dusun teluk aur  Desa  Batu  Barat aku tinggal  bersama  dengan adik- adik  ku ayah,ibu dan nenek ku  kami  hidup  bahagia bersama,  Berdasarkan cerita dari salah satu warga yang tinggal di Desa Batu-Barat yang bernama Ibu Biah. Beliau mengatakan bahwa asal usul desa Batu-Barat itu bermula dari seorang laki-laki tua yang biasa dipanggil Datok Bubut. Singkat cerita pada suatu hari Datok Bubut berjalan ke dalam hutan untuk mencari rotan. Pada saat perjalanan pulang ketika selesai mencari rotan, di tengah perjalanan Ia menemukan sebuah batu besar. karena Ia sangat penasaran dengan batu tersebut kemudian Ia mengikat batu tersebut menggunakan rotan dan di gendongnya lah batu tersebut. Setelah itu Datok Bubut terus berjalan menyusuri hutan hingga sampai lah pada saat Ia harus menyeberangi sungai. pada saat Ia hendak menyeberangi sungai menggunakan perahu, tiba-tiba tali rotan yang digunakan untuk mengikat batu itu putus sehingga menyebabkan batu tersebut terjatuh ke dalam sungai.  Melihat hal tersebut Datok Bubut sejenak hanya termenung memandangi batu tersebut. Kemudian Ia kembali melanjutkan perjalanannya untuk pulang kerumah dan hanya membawa rotan saja.

Setelah sampai di rumah Datok Bubut menceritakan kejadian yang telah dialami nya kepada keluarganya, kemudian cerita tersebut disampaikan dari mulut ke mulut sehingga suatu hari warga berkumpul di rumah Datok Bubut untuk berdiskusi terkait kejadian yang telah dialami Datok Bubut. Dari hasil diskusi tersebut warga sepakat untuk membentuk sebuah Desa, karena berdasarkan dari kejadian yang dialami oleh Datok Bubut yang mengatakan bahwa Ia membawa sebuah batu besar yang tanpa sengaja terjatuh ke dalam sungai yang terletak disebelah barat. Maka warga sepakat menamai Desa tersebut dengan Desa Batu-Barat. Awal mula terbentukya Desa Batu-Barat, di Desa ini hanya ada sekitar 50 orang dan dibentuk lah 3 RT, seiring berjalannya waktu banyak orang berdatangan ke Desa Batu-Barat ada yang menikah dan melahirkan keturunan kemudian mereka menetap di Desa Batu-Barat sehingga penduduk di Desa Batu-Barat semakin bertambah seperti saat ini. di Desa Batu-Barat. Desa tersebut terletak di kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini  Desa Batu-Barat memiliki 4 RW  dan 12 RT, Desa Batu-Barat juga memiliki 4 Dusun yaitu Dusun Sepakat, Dusun Matan Raya, Dusun Teluk Aur, dan Dusun Rembayan tempat dimana saya tinggal sekarang.

Pada saat sebelum menjadi Desa Batu-Barat dan awal terbentuknya Desa Batu-Barat mayoritas pekerjaan masyarakat yaitu bertani, berburu dan mencari rotan. Seiring berjalannya waktu pekerjaan masyarakat pun mulai berubah. Sampai saat ini Mayoritas pekerjaan masyarakat Desa Batu-Barat yaitu bertani, menoreh pohon karet dan menjadi buruh di perusahaan kelapa

   Mungkin ini yang bisa saya tulis kurang lebihnya mohon maaf ,sekian dari saya

Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarkatuh.

Sejuta hari yang akan datang

Kayong Utara,Rabu 11 Novembar 2020

Assalammualaikum Warahmatulahi Wabarkatuh perkenalkan nama aku  Zulpitasari,Aku  lahir dan dibesarkan didesa Batu Barat ,Dusun Tekul Aur ,Rt/Rw 07/03,Kabupaten Kayong Utara .Aku  lahir pada hari jum'at 29 November 2001 ,umurku sekarang 19 tahun.

Aku anak pertama dari 3 saudara,aku mempunyai sandara laki-kali satu dan saudara  perempuan satu,saudara laki-laki dan saudara perempuan ku masih sama sama duduk dibangku sekolah saudara laki-laki ku sekarang kelas 1SMP yang berusia 14 tahun dan saudara perempuan ku kelas 2 SMA yang berusia 16 tahun.

Aku sekolah dasar di SDN 16 SIMPANG HILIR  ,setelah lulus SD selama 6 tahun aku mendaftar di SMPN 07 SIMPANG HILIR selama 3 tahun ,setelah lulus SMP sebenarnya aku ingin masuk pesantren tapi tidak diizinkan orang tuaku dan terpaksa aku mendaftar diSMAN 1 SIMPANG HILIR selama 3 tahun .

Setelah aku mengenyam pendidikan selama 12 tahun aku melanjutkan kejenjang selanjutnya yaitu jenjang kuliah.sekarang aku sudah resmi menjadi mahasiswa  masuk melalui jalur MANDIRI ,nama tempat aku kuliah sekarang adalah institut agama islam negeri pontianak (IAIN).

   Mungkin ini yang bisa saya tulis kurang lebihnya mohon maaf ,sekian dari saya
wassalamualaikum warahmatulahi wabarkatuh.

Guru Terbaikku

 Kayong Utara,Kamis 17 Desember 2020 Nama : Zulpitasari Nim : 12001348 Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarkatuh.. Waktu saya   duduk di SM...