Kayong Utara,11 Novembar 2021
Assalamuallaikut Warahmatullahi Wabarokatuh
Perkenalkan nama aku
Zulpitasari biasa dipanggil zulpita tempat aku lahir dan dibesarkan di desa Batu
Barat jalan Fajuki Rt/Rw 07/03
kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara, nama ayah ku Efpendi dan nama ibu ku Tiyana Aku anak pertama dari 3 saudara, aku mempunyai
saudara laki-kali satu dan saudara
perempuan satu saudara laki - laki ku bernama Arizaldad dan saudara
perempuan ku bernama PutriLinda Wati, saudara laki-laki dan saudara perempuan
ku masih sama sama duduk dibangku sekolah saudara laki-laki ku sekarang kelas 1 SMP yang berusia 14 tahun dan saudara
perempuan ku kelas 2 SMA yang berusia 16 tahun. Aku sekolah dasar di SDN 16
SIMPANG HILIR ,setelah lulus SD selama 6
tahun aku mendaftar di SMPN 07 SIMPANG HILIR selama 3 tahun , setelah lulus SMP
sebenarnya aku ingin masuk pesantren tapi tidak diizinkan orang tuaku dan
terpaksa aku mendaftar diSMAN 1 SIMPANG HILIR selama 3 tahun. Setelah aku
mengenyam pendidikan selama 12 tahun aku melanjutkan kejenjang selanjutnya
yaitu jenjang kuliah. sekarang aku sudah
resmi menjadi mahasiswa masuk melalui
jalur MANDIRI ,nama tempat aku kuliah sekarang adalah institut agama islam
negeri pontianak (IAIN).
Aku bertempat tinggal
di Dusun teluk aur Desa Batu
Barat aku tinggal bersama dengan adik- adik ku ayah,ibu dan nenek ku kami
hidup bahagia bersama, Berdasarkan cerita dari salah satu warga yang
tinggal di Desa Batu-Barat yang bernama Ibu Biah. Beliau mengatakan bahwa asal
usul desa Batu-Barat itu bermula dari seorang laki-laki tua yang biasa
dipanggil Datok Bubut. Singkat cerita pada suatu hari Datok Bubut berjalan ke
dalam hutan untuk mencari rotan. Pada saat perjalanan pulang ketika selesai
mencari rotan, di tengah perjalanan Ia menemukan sebuah batu besar. karena Ia
sangat penasaran dengan batu tersebut kemudian Ia mengikat batu tersebut
menggunakan rotan dan di gendongnya lah batu tersebut. Setelah itu Datok Bubut
terus berjalan menyusuri hutan hingga sampai lah pada saat Ia harus
menyeberangi sungai. pada saat Ia hendak menyeberangi sungai menggunakan
perahu, tiba-tiba tali rotan yang digunakan untuk mengikat batu itu putus
sehingga menyebabkan batu tersebut terjatuh ke dalam sungai. Melihat hal tersebut Datok Bubut sejenak
hanya termenung memandangi batu tersebut. Kemudian Ia kembali melanjutkan
perjalanannya untuk pulang kerumah dan hanya membawa rotan saja.
Setelah sampai di rumah Datok Bubut menceritakan kejadian
yang telah dialami nya kepada keluarganya, kemudian cerita tersebut disampaikan
dari mulut ke mulut sehingga suatu hari warga berkumpul di rumah Datok Bubut
untuk berdiskusi terkait kejadian yang telah dialami Datok Bubut. Dari hasil
diskusi tersebut warga sepakat untuk membentuk sebuah Desa, karena berdasarkan
dari kejadian yang dialami oleh Datok Bubut yang mengatakan bahwa Ia membawa
sebuah batu besar yang tanpa sengaja terjatuh ke dalam sungai yang terletak
disebelah barat. Maka warga sepakat menamai Desa tersebut dengan Desa
Batu-Barat. Awal mula terbentukya Desa Batu-Barat, di Desa ini hanya ada
sekitar 50 orang dan dibentuk lah 3 RT, seiring berjalannya waktu banyak orang
berdatangan ke Desa Batu-Barat ada yang menikah dan melahirkan keturunan
kemudian mereka menetap di Desa Batu-Barat sehingga penduduk di Desa Batu-Barat
semakin bertambah seperti saat ini. di Desa Batu-Barat. Desa tersebut terletak
di kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Provinsi Kalimantan Barat.
Saat ini Desa Batu-Barat memiliki 4
RW dan 12 RT, Desa Batu-Barat juga
memiliki 4 Dusun yaitu Dusun Sepakat, Dusun Matan Raya, Dusun Teluk Aur, dan
Dusun Rembayan tempat dimana saya tinggal sekarang.
Pada saat sebelum menjadi Desa Batu-Barat dan awal
terbentuknya Desa Batu-Barat mayoritas pekerjaan masyarakat yaitu bertani,
berburu dan mencari rotan. Seiring berjalannya waktu pekerjaan masyarakat pun
mulai berubah. Sampai saat ini Mayoritas pekerjaan masyarakat Desa Batu-Barat
yaitu bertani, menoreh pohon karet dan menjadi buruh di perusahaan kelapa
Mungkin ini yang
bisa saya tulis kurang lebihnya mohon maaf ,sekian dari saya
Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarkatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar